Pembelajaran
Gambar ortogonal
Gambar Ortogonal Gambar ortogonal adalah cara menggambarkan benda tiga dimensi ke dalam bentuk dua dimensi dengan menggunakan beberapa arah pandang yang saling tegak lurus. Gambar ini banyak digunakan dalam gambar teknik, teknik mesin, konstruksi, perkapalan, dan desain bangunan karena dapat menunjukkan bentuk dan ukuran benda dengan jelas. Tujuan Gambar Ortogonal Gambar ortogonal digunakan untuk: menunjukkan bentuk benda secara tepat; memperlihatkan ukuran panjang, lebar, dan tinggi; memud
# GAMBAR ORTOGONAL
## 1. Pengertian Gambar Ortogonal
**Gambar ortogonal** adalah gambar teknik yang digunakan untuk menggambarkan suatu benda tiga dimensi ke dalam bentuk dua dimensi melalui beberapa arah pandang yang saling tegak lurus.
Pada gambar ortogonal, benda dapat dilihat dari beberapa sisi, seperti dari depan, atas, samping kanan, samping kiri, belakang, dan bawah. Setiap pandangan digunakan untuk menunjukkan bentuk dan ukuran benda secara jelas dan akurat.
Gambar ortogonal banyak digunakan dalam bidang:
* teknik mesin,
* teknik perkapalan,
* konstruksi bangunan,
* arsitektur,
* manufaktur,
* desain produk,
* serta berbagai pekerjaan teknik lainnya.
---
# 2. Tujuan Gambar Ortogonal
Gambar ortogonal dibuat dengan tujuan:
1. Menunjukkan bentuk benda secara jelas.
2. Menampilkan ukuran panjang, lebar, dan tinggi benda.
3. Memudahkan seseorang memahami bentuk suatu benda.
4. Memberikan informasi teknis secara akurat.
5. Memudahkan proses pembuatan atau pengerjaan suatu benda.
6. Mengurangi kesalahan penafsiran dalam membaca gambar.
7. Menjadi alat komunikasi antara perancang dan pelaksana pekerjaan.
---
# 3. Fungsi Gambar Ortogonal
Gambar ortogonal memiliki beberapa fungsi, yaitu:
### A. Sebagai media komunikasi teknik
Gambar teknik digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai bentuk, ukuran, dan konstruksi suatu benda.
### B. Sebagai pedoman pembuatan benda
Gambar ortogonal dapat digunakan sebagai acuan dalam proses pembuatan komponen, mesin, kapal, atau bangunan.
### C. Sebagai dokumentasi
Gambar dapat disimpan sebagai dokumen teknis untuk digunakan kembali apabila diperlukan.
### D. Sebagai alat perencanaan
Sebelum suatu benda dibuat, bentuk dan ukurannya dapat direncanakan terlebih dahulu melalui gambar ortogonal.
---
# 4. Prinsip Dasar Gambar Ortogonal
Prinsip utama gambar ortogonal adalah memproyeksikan suatu benda ke bidang gambar dengan garis proyeksi yang **tegak lurus terhadap bidang proyeksi**.
Artinya, mata pengamat dianggap melihat benda secara lurus dari arah tertentu.
Beberapa prinsip gambar ortogonal:
1. Garis pandang tegak lurus terhadap bidang gambar.
2. Setiap tampak menggambarkan bagian benda dari arah tertentu.
3. Ukuran antarpandangan harus saling berhubungan.
4. Gambar dibuat sesuai skala.
5. Garis yang terlihat digambar dengan garis tegas.
6. Bagian yang tidak terlihat dapat menggunakan garis putus-putus.
7. Setiap tampak harus berada pada posisi yang benar.
---
# 5. Jenis-Jenis Pandangan Ortogonal
Sebuah benda dapat dilihat dari enam arah utama.
## A. Tampak Depan
Tampak depan adalah gambar benda jika dilihat secara langsung dari bagian depan.
Tampak depan biasanya digunakan sebagai pandangan utama karena memberikan informasi bentuk paling lengkap.
Tampak depan menunjukkan:
**panjang × tinggi**
---
## B. Tampak Atas
Tampak atas adalah gambar benda jika dilihat dari arah atas.
Tampak atas menunjukkan:
**panjang × lebar**
---
## C. Tampak Samping Kanan
Tampak samping kanan adalah gambar benda jika dilihat dari sisi kanan.
Pandangan ini menunjukkan:
**lebar × tinggi**
---
## D. Tampak Samping Kiri
Tampak samping kiri adalah gambar benda jika dilihat dari sisi kiri.
Pandangan ini juga menunjukkan:
**lebar × tinggi**
---
## E. Tampak Belakang
Tampak belakang adalah gambar benda jika dilihat dari bagian belakang.
Pandangan ini digunakan jika bentuk bagian belakang berbeda dari bagian depan.
---
## F. Tampak Bawah
Tampak bawah adalah gambar benda jika dilihat dari arah bawah.
Pandangan bawah biasanya digunakan apabila terdapat bagian penting pada sisi bawah benda.
---
# 6. Hubungan Antar Tampak
Setiap tampak dalam gambar ortogonal mempunyai hubungan ukuran.
### Tampak depan dan tampak atas
Memiliki ukuran **panjang yang sama**.
### Tampak depan dan tampak samping
Memiliki ukuran **tinggi yang sama**.
### Tampak atas dan tampak samping
Memiliki ukuran **lebar yang sama**.
Secara sederhana dapat diingat:
* Depan = panjang × tinggi
* Atas = panjang × lebar
* Samping = lebar × tinggi
---
# 7. Bidang Proyeksi
Dalam gambar ortogonal terdapat beberapa bidang proyeksi.
### 1. Bidang Proyeksi Vertikal
Digunakan untuk menghasilkan **tampak depan**.
### 2. Bidang Proyeksi Horizontal
Digunakan untuk menghasilkan **tampak atas**.
### 3. Bidang Proyeksi Profil
Digunakan untuk menghasilkan **tampak samping**.
Ketiga bidang tersebut saling tegak lurus satu sama lain.
---
# 8. Sistem Proyeksi Ortogonal
Dalam gambar teknik terdapat dua sistem proyeksi utama.
## A. Proyeksi Sudut Pertama
Disebut juga:
**Proyeksi Eropa atau First Angle Projection.**
Pada sistem ini, benda berada di antara pengamat dan bidang proyeksi.
Penempatan tampak:
* tampak atas berada **di bawah** tampak depan;
* tampak kanan berada **di sebelah kiri** tampak depan;
* tampak kiri berada **di sebelah kanan** tampak depan.
---
## B. Proyeksi Sudut Ketiga
Disebut juga:
**Proyeksi Amerika atau Third Angle Projection.**
Pada sistem ini, bidang proyeksi berada di antara pengamat dan benda.
Penempatan tampak:
* tampak atas berada **di atas** tampak depan;
* tampak kanan berada **di sebelah kanan** tampak depan;
* tampak kiri berada **di sebelah kiri** tampak depan.
---
# 9. Perbedaan Proyeksi Eropa dan Amerika
| Proyeksi Eropa | Proyeksi Amerika |
| --------------------------------- | -------------------------------- |
| Disebut First Angle Projection | Disebut Third Angle Projection |
| Tampak atas di bawah tampak depan | Tampak atas di atas tampak depan |
| Tampak kanan di kiri | Tampak kanan di kanan |
| Tampak kiri di kanan | Tampak kiri di kiri |
---
# 10. Jenis Garis pada Gambar Ortogonal
Dalam gambar ortogonal digunakan beberapa jenis garis.
## A. Garis Benda
Digunakan untuk menunjukkan bagian benda yang terlihat.
Bentuk garis:
**garis tebal dan kontinu**
---
## B. Garis Tak Terlihat
Digunakan untuk menunjukkan bagian benda yang tertutup.
Bentuk garis:
**garis putus-putus**
---
## C. Garis Sumbu
Digunakan untuk menunjukkan pusat lingkaran atau bentuk simetris.
Bentuk garis:
**garis tipis panjang-pendek bergantian**
---
## D. Garis Ukuran
Digunakan untuk menunjukkan ukuran benda.
Biasanya berupa garis tipis dengan tanda panah pada kedua ujung.
---
## E. Garis Bantu Ukuran
Digunakan untuk membantu menunjukkan bagian benda yang diberi ukuran.
---
# 11. Skala Gambar Ortogonal
Skala adalah perbandingan antara ukuran pada gambar dengan ukuran sebenarnya.
### Skala 1 : 1
Ukuran gambar sama dengan ukuran benda sebenarnya.
### Skala 1 : 2
Ukuran gambar adalah setengah dari ukuran benda sebenarnya.
### Skala 1 : 5
Ukuran gambar adalah seperlima ukuran benda sebenarnya.
### Skala 2 : 1
Ukuran gambar dua kali lebih besar dari ukuran benda sebenarnya.
---
# 12. Alat yang Digunakan
Beberapa alat yang dapat digunakan dalam membuat gambar ortogonal antara lain:
1. Pensil gambar.
2. Penggaris.
3. Penggaris segitiga.
4. Jangka.
5. Busur derajat.
6. Penghapus.
7. Kertas gambar.
8. Meja gambar.
9. Mal gambar.
Saat ini gambar ortogonal juga dapat dibuat menggunakan perangkat lunak seperti:
* AutoCAD,
* SolidWorks,
* Autodesk Inventor,
* SketchUp,
* FreeCAD.
---
# 13. Langkah-Langkah Membuat Gambar Ortogonal
## Langkah 1 — Mengamati benda
Perhatikan bentuk benda secara keseluruhan.
## Langkah 2 — Menentukan tampak depan
Pilih bagian benda yang memberikan informasi paling lengkap sebagai tampak depan.
## Langkah 3 — Membuat tampak depan
Gambarkan bentuk depan sesuai ukuran dan skala.
## Langkah 4 — Membuat garis proyeksi
Tarik garis bantu dari tampak depan menuju posisi tampak lainnya.
## Langkah 5 — Membuat tampak atas
Tampak atas dibuat berdasarkan hubungan panjang dan lebar benda.
## Langkah 6 — Membuat tampak samping
Tampak samping dibuat berdasarkan hubungan tinggi dan lebar benda.
## Langkah 7 — Menambahkan garis tersembunyi
Jika ada bagian yang tidak terlihat dari arah tertentu, gunakan garis putus-putus.
## Langkah 8 — Memberikan ukuran
Cantumkan panjang, lebar, tinggi, diameter, atau ukuran lain yang diperlukan.
## Langkah 9 — Memeriksa gambar
Pastikan semua tampak memiliki ukuran dan hubungan posisi yang benar.
---
# 14. Contoh Sederhana Gambar Ortogonal
Misalnya sebuah balok memiliki ukuran:
* panjang = 10 cm
* lebar = 5 cm
* tinggi = 4 cm
Maka:
### Tampak depan
Ukuran yang terlihat:
**10 cm × 4 cm**
### Tampak atas
Ukuran yang terlihat:
**10 cm × 5 cm**
### Tampak samping
Ukuran yang terlihat:
**5 cm × 4 cm**
---
# 15. Gambar Ortogonal dalam Bidang Perkapalan
Dalam bidang perkapalan, gambar ortogonal sangat penting.
Gambar ortogonal dapat digunakan untuk menggambarkan:
* kapal,
* mesin kapal,
* pompa,
* poros,
* baling-baling,
* tangki,
* pipa,
* komponen mesin,
* konstruksi lambung kapal.
Sebagai contoh, sebuah kapal dapat digambarkan melalui:
### Tampak samping kapal
Menunjukkan panjang dan tinggi kapal.
### Tampak atas kapal
Menunjukkan panjang dan lebar kapal.
### Tampak depan kapal
Menunjukkan lebar dan tinggi kapal.
Dengan ketiga tampilan tersebut, bentuk kapal dapat dipahami dengan lebih jelas.
---
# 16. Gambar Ortogonal dan Gambar Perspektif
Gambar ortogonal berbeda dengan gambar perspektif.
| Gambar Ortogonal | Gambar Perspektif |
| --------------------------------- | --------------------------------------- |
| Berupa gambar dua dimensi | Memberikan kesan tiga dimensi |
| Ukuran dapat diukur secara akurat | Ukuran tampak berubah karena perspektif |
| Digunakan dalam gambar teknik | Banyak digunakan dalam ilustrasi |
| Menggunakan beberapa tampak | Umumnya menggunakan satu pandangan |
| Garis proyeksi tegak lurus | Garis dapat menuju titik hilang |
---
# 17. Gambar Ortogonal dan Gambar Isometri
Selain perspektif, gambar ortogonal juga berbeda dengan gambar isometri.
### Gambar Ortogonal
Menampilkan benda dari beberapa arah secara terpisah.
Contohnya:
* tampak depan,
* tampak atas,
* tampak samping.
### Gambar Isometri
Menampilkan benda tiga dimensi dalam satu gambar sehingga panjang, lebar, dan tinggi dapat terlihat sekaligus.
---
# 18. Kelebihan Gambar Ortogonal
Gambar ortogonal memiliki beberapa kelebihan:
1. Bentuk benda dapat ditampilkan dengan jelas.
2. Ukuran benda dapat diketahui secara tepat.
3. Mudah digunakan sebagai pedoman kerja.
4. Mengurangi kesalahan dalam pembuatan benda.
5. Dapat menggambarkan bagian yang tidak terlihat.
6. Sesuai untuk kebutuhan teknis dan industri.
---
# 19. Kekurangan Gambar Ortogonal
Beberapa kekurangannya yaitu:
1. Membutuhkan beberapa tampak untuk memahami bentuk benda.
2. Bagi pemula, gambar terkadang sulit dibayangkan dalam bentuk tiga dimensi.
3. Membutuhkan ketelitian dalam menentukan hubungan antar tampak.
4. Kesalahan satu tampak dapat menyebabkan kesalahan interpretasi keseluruhan benda.
---
# 20. Contoh Soal
### Soal 1
Apa yang dimaksud dengan gambar ortogonal?
**Jawaban:**
Gambar ortogonal adalah gambar teknik yang menggambarkan benda tiga dimensi menjadi beberapa tampilan dua dimensi menggunakan garis proyeksi yang tegak lurus terhadap bidang proyeksi.
---
### Soal 2
Sebutkan tiga tampak utama dalam gambar ortogonal.
**Jawaban:**
1. Tampak depan.
2. Tampak atas.
3. Tampak samping.
---
### Soal 3
Apa ukuran yang terlihat pada tampak depan?
**Jawaban:**
Panjang dan tinggi.
---
### Soal 4
Apa ukuran yang terlihat pada tampak atas?
**Jawaban:**
Panjang dan lebar.
---
### Soal 5
Apa ukuran yang terlihat pada tampak samping?
**Jawaban:**
Lebar dan tinggi.
---
### Soal 6
Sebutkan dua jenis sistem proyeksi ortogonal.
**Jawaban:**
1. Proyeksi sudut pertama atau proyeksi Eropa.
2. Proyeksi sudut ketiga atau proyeksi Amerika.
---
### Soal 7
Apa fungsi garis putus-putus?
**Jawaban:**
Untuk menunjukkan bagian benda yang tidak terlihat dari arah pandang tertentu.
---
# 21. Kesimpulan
**Gambar ortogonal adalah suatu metode gambar teknik untuk menampilkan benda tiga dimensi menjadi beberapa pandangan dua dimensi dengan garis proyeksi yang tegak lurus terhadap bidang gambar.**
Tiga pandangan utama yang harus dipahami adalah:
**Tampak depan = panjang × tinggi**
**Tampak atas = panjang × lebar**
**Tampak samping = lebar × tinggi**
Gambar ortogonal sangat penting dalam bidang teknik karena memberikan informasi bentuk dan ukuran benda secara jelas, tepat, serta mudah digunakan sebagai pedoman dalam proses pembuatan.
### Cara mudah mengingat:
**DEPAN → Panjang × Tinggi**
**ATAS → Panjang × Lebar**
**SAMPING → Lebar × Tinggi**
**Ortogonal = melihat benda secara tegak lurus dari beberapa arah.**
